Naval Deterrence Patrol Diperkuat Network Centric Warfare Sebagai Strategi Adaptif Menghadapi Ancaman Hibrida Di Era Globalisasi

Penulis

  • Jarot Wicaksono Pusjianmar Seskoal Penulis

DOI:

https://doi.org/10.52307/1fscaj69

Kata Kunci:

ancaman hibrida, Naval Deterrence Patrol, Network Centric Warfare

Abstrak

Naval Deterrence Patrol yang diperkuat Network Centric Warfare (NCW) merupakan salah satu strategi adaptif menghadapi ancaman hibrida di wilayah maritim Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur komprehensif, penelitian ini 
mengeksplorasi elemen kunci NDP; deterensi penolakan, kredibilitas & resolve, serta deterensi hukuman. NCW diidentifikasi sebagai pengganda kekuatan NDP, menciptakan Common Operational Picture (COP) real-time yang meningkatkan kesadaran situasional, 
kecepatan komando, dan koordinasi antar-lembaga. Akan tetapi, aplikasi konsep ini mengahadapi beberapa tantangan yang harus dilakukan langkah komprehensif atasnya. Rekomendasi strategis mencakup investasi infrastruktur NCW, pelatihan cyber-resilient, 
platform COP bersama, dan revisi doktrin Sishankamrata. Integrasi NDP+NCW berpotensi transformasi keamanan maritim Indonesia, mengubah kehadiran fisik menjadi "kehadiran cerdas" yang proaktif melawan spektrum ancaman hibrida. 

ARTIKEL4

Unduhan

Diterbitkan

12-01-2026

Cara Mengutip

Naval Deterrence Patrol Diperkuat Network Centric Warfare Sebagai Strategi Adaptif Menghadapi Ancaman Hibrida Di Era Globalisasi. (2026). Jurnal Maritim Indonesia, 13(3), 15. https://doi.org/10.52307/1fscaj69

Artikel Serupa

1-10 dari 30

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.